Tentangnya, yang
selalu ku rindu.
Ku nanti di sudut
kota tanpa arah, tak lelah menanti derap langkah berirama cinta darinya, Ku
beritakan padda mentari bahwa lelaki ku akan kembali, ku ajak mentari
mempersiapkan diri menyambut ia dengan kehangatan sinarnya, dengan senyum cerah
tanpa mendung hari ini,,,
Bahagia tentu
saja ku rasa hari ini, waktu telah lama membuatku bersabar untuknya dan kini
aku akan merangkul kembali bahagiaku bersamanya.
Aku tak sabar
menantinya, degup jantung semakin cepat seakan berlari cepat menuju garis
akhir.
Aku menantinya
pada tempat dimana kita memulai kisah,
Kuitari semua
sudut, aku mulai gelisah, semakin gelisah.
Detik, menit, dan
tak tahu telah berapa lama aku menanti,
entah kenapa ia tak kunjung tiba namun aku tetap menantinya.
sepertinya waktu meintaku
untuk kembali bersabar karena hari ini
ia tak kembali menemuiku, mungkin besok, lusa, minggu depan, bulan depan, atau
bahkan mungkin tahun depan,, Entahlah…….
Tapi Aku masih
tetap menantinya disudut kota ini dengan seulas senyum cinta yang telah ku
persiapakn untuknya.
Semoga ia kembali
membawa hadiah cinta yang lebih besar untukku!!!!